Minggu, 23 September 2007

Ketenangan dalam Pencarian

Oleh: M. Saifun salakim

Ketenangan hanya berupa ketenangan
Terus mengajaknya bermanis rasa dengan kasihnya
Menguntai bait-bait kasih dari helaian rambutnya
Dapatkah diri menyibaknya melalui kebohongan belaka
Atau sebaliknya dengan kejujuran
yang kadang kala jadi bumerang

Katakanlah seribu keinginan yang terpendam

Apakah harus diri menguburnya tak berbekas
Atau diri menanam kuntum mawar melati di kesunyian
Hingga keharumannya makin menyesakkan dada

Ungkapkanlah seribu kenangan yang terkubur

Ketenangan hanya berupa ketenangan
Yang telah ikhlas merangkai malam dalam serpihan rindu
Tinggalkan kelam dalam ketiadabatasan ini
Untuk menguntai bait kasih dekapan tubuhmu
Masihkah diri diberikan setetes manisnya ketenangan
Ketika diri menyuburkan semua raga yang telah terkoyak

Ikhlaskanlah seluruh napas beredarmu yang memberatR. Puskesmas (Balber), 30112006

0 komentar: