Kamis, 20 September 2007

Merengkuh Masa

Oleh : M. Saifun salakim

Lukisan-lukisan itu berupa senja
Walau malam telah tiada dalam panoramanya
Tiada bernyanyi di antara bisikan nada
Hanya terasa, angin desiran mengantarkannya
Menapaki masa-masanya yang masih luka
Berada di gerbang kertas memasuki peradaban
Ingin bertemu dokter di setiap luruhan kata
Tak mampu diartikan lewat baju di dada
Tak kuasa dimengerti lewat bros berjuta-juta
Pernik-perniknya yang berkaca-kaca
Hanya bisa dipampangkannya dengan sandiwara
Memutarkan layar vertikalnya 400 derajat celcius
Menuaikan rasa-rasa melepuh ke atas

Kurcok (Mak Pebri), 29042006

0 komentar: