Jumat, 21 September 2007

Musik-Musik Jiwa di Perempatan

Oleh : M. Saifun salakim

Digendangkannya musik-musik penghibur
Meretas jantung-jantung kota
Beku dikilasnya lalu lalang orang-orang
Mengejar waktu semakin jauh

Di perempatan
Tempat penantiannya
Ia mengharapkan kerelaan
Demi sebuah pengharapan
Menyambung langkah demi langkah
Yang sudah rapuh dimakan peradaban
Terlalu bercermin bangkai di bayangan wajahnya

R. Sendiri (PTK), 25052006

0 komentar: