Rabu, 12 September 2007

Tetes-Tetes Hujan

: Flora Yohana
Oleh: M. Saifun salakim

tetes hujan jatuh berderai
membasahi bening-bening kaca sanubari
dalam kehidupanku untuk sekian kalinya
aku tergamam
saat petir mengabarkan
bahwa kilat telah membawa pergi sahabatku
ke peraduan langit senyap tak bertamborin nada

tetes-tetes hujan yang berderai
membasahi bening-bening kaca sanubari
akan aku jadikan embun mahligai
sebagai minumanmu di alam kebekuan insan
sebab itulah yang dapat kupersembahkan
di pangkuanmu di kepala lembut kasihnya ibu
selain setangkup kesturi untuk menujumu kesana

tetes-tetes hujan yang berderai
membasahi bening-bening kaca sanubari
akan selalu menyirami keharuman kembangmu
dan terus kurasuki kewangiannnya dalam diriku
hingga aku tidak dapat lagi
mendesah lempang searah jarum jam

Pontianak, 3 Oktober 2001

0 komentar: