Rabu, 12 September 2007

Karang Yang Bersikukuh

Oleh: M. Saifun salakim

Kalau embun tidak mengecup batu berbandul
Di awang awan keluasan kasih sayangMu
Maka tidak akan kilat mendaki bukit terjal
Yang di belakangnya telah menghadang
Gunung dengan topan menukik kelembutan samudera
Siap meluruhkan jiwanya………………
Namun karang di samudera bersikukuh
Bahwa angin akan menuntunnya
Sampai pada kasihnya si awan putih menawan

Kalau pun angin meluruhkan kepakan sayapnya
Dia akan tetap tersenyum bening
Menyilaukan keganasan nurmentari
Yang kelembutannya terekam
Pada tanah pesisir pantai, asalnya !

Jalan Atot Ahmad, 5 Oktober 2001 (18.20)

0 komentar: