Kamis, 13 September 2007

S a n d a r a n

Oleh: M. Saifun salakim

Bersandar di kursi goyang ketuaan
Angin kebiruan mengepul dari sebatang rokok
Meloloh kue Juliett sebuah kesetiaan
Bersama minuman anggur kenisbian
Mengarak pinta si mata tua cemerlang
Dengan mengayak sungai kedalaman intan terpendam
Yang bertapok dalam busa malam melolong…………

Sandarkan napas tinggal satu dentang jam
Dalam goresan pena melingkar jalinan waktu
Menebarkan puisi yang tak pernah usang
Selalu bercahaya kemilau dalam lautan purnama
Menyungkupi tubuh lusuh menguncup ini

Berkaca di depan cerminan retak
Hanya bertambur bangsal naluri
Bahwa jalanan meniti senja adalah cinta
mata dewa-dewi
Dengan segarnya senyuman kuncup mengembang
Di bidara nirwana

Kamar Sunyi, 6 November 2001 (21.50)

0 komentar: