Senin, 08 Oktober 2007

Kata-Kata Mutiara

Oleh : M. Saifun salakim

Banyak orang yang menyebut-nyebut kata mutiara adalah kata yang paling berharga. Sebenarnya apa arti kata mutiara itu sendiri? Untuk menjawabnya mau tidak mau kita harus mengartikan arti mutiara itu dulu. Mutiara adalah benda putih yang hidup di dasar laut yang paling berharga dan dicari semua manusia. Putih di sini melambangkan kebaikan. Jadi bisa ditarik suatu kesimpulan bahwa kata mutiara adalah kata yang paling berharga dan bermanfaat yang dibutuhkan manusia untuk rujukannya dalam mengarungi kehidupan. Itu arti kata mutiara menurut versi saya. Mungkin menurut anda akan beda. Itu bukan suatu masalah. Tidak perlu kita gubris berlama-lama. Akan kehabisan ongkos untuk membahasnya. Lebih baik kita satu persepsikan saja kata mutiara adalah kata yang berharga. Begitu saja.... Bukan mengajari? Maaf....!
Di sini ada sedikit kata mutiara yang saya buat sendiri melalui perenungan panjang, tetapi tak sepanjang aluran Sungai Pawan. Tempat tinggal saya saat ini. Hanya bercanda saja. Inilah kata-kata mutiara itu:

Wanita mempunyai sembilan napsu satu akal.

Pria mempunyai sembilan akal satu napsu.

Seandainya orang dapat memahami dan mengerti bahwa kuncup bunga yang layu pun dapat tumbuh mekar jika adanya keluhuran budi, keagungan jiwa, dan kemauan hati yang disertai keikhlasan hati menerimanya.

Keimanan dapat meredam hasrat negatif dalam jiwa.

Jangan suka main api kalau tidak tahu cara memadamkannya dan jangan suka main cinta kalau tidak tahu taktiknya.

Kejujuran merupakan aset yang paling dominan dalam mengarungi bahtera kehidupan ini.

Keharmonisan cinta terletak pada kesetiaan dan ketulusan cinta.

Kekayaan dan harta benda yang menumpuk dapat membuat orang melupakan siapa dirinya, asal-usulnya, dan penciptanya. Jikalau dia tidak menyadari sepenuh hatinya bahwa harta kekayaan itu adalah sebuah titipan belaka yang untuk dipergunakan dalam perbuatan baik dan amal.

Apabila jasad telah jatuh tersungkur tak berdaya. Pulihkanlah kekuatan untuk bangkit berdiri tegak dengan pedang mahkota jiwa.

Racun terasa madu dan madu terasa racun. Itulah makna bercinta.
Harga diri tidak bisa diukur dengan uang yang pernah beredar dalam dunia ini.

Setegar-tegar hati manusia, namun masih belum tegar seperti batu karang di dasar samudera atau di tengah lautan luas.

Keutamaan cinta terletak pada kasih sayang yang ikhlas, keagungan budi yang murni, dan ketulusan jiwa di saat memberi dan menerima.

Airmata buaya lebih baik disimpan di neraka prahara daripada harus nongol di alam nyata.

Wajah yang cantik belum tentu menunjukkan hati yang bersih, murninya hakikat diri, tulusnya perasaan, putihnya hasrat jiwa, dan sucinya akidah, tetapi wajah yang diterangi cahaya sinar keimananlah yang benar-benar suci dan murni dari debu yang ada di dunia ini.

Kehancuran cinta terletak pada ego yang tak terkontrol, rasa egoisme yang mati, dan sikap yang tidak mau menerima sesuatu dengan apa adanya.

Lebih baik menangis di alam dunia daripada menangis di alam bayang-bayang.

Siapa yang tertawa di alam dunia dengan kemewahannya, kelak dia akan menangis di alam hisab.

Hati besar bisa ditipu, namun hati kecil tak mungkin dapat dikibuli.

Mutiara yang paling berharga dalam hidup ini adalah akidah (keimanan), iktikad (keteguhan hati), dan kehormatan.

Mustahil akan terikat erat suatu kasih sayang yang berbunga mekar kalau tumbuh di dalam hati yang gersang dan hampa.

Musuh tak pernah dicari kalau datang pantang lari musti dihadapi.

Hidup akan lebih berarti, berguna, bermanfaat, dan bahagia kalau kita mau mengerjakan hal-hal yang berguna, bermanfaat, dan berfaedah untuk hari ini dan hari esok.

Lebih baik mengerjakan sesuatu itu apa adanya daripada mengerjakan sesuatu yang bukan-bukan.

Aku bisa mendapatkan dirimu dengan cinta, namun engkau belum tentu mendapatkanku dengan kasih sayangmu.

Racun yang paling pedih, getir, dan berbahaya dalam hidup ini adalah rasa keputusasaan yang tak terkendalikan. Namun madu yang paling manis, meleji, dan legit dalam hidup ini adalah kebahagiaan hati yang hakiki.

Jangan mengatakan mengerti atas sesuatu hal bila anda tidak tahu, lebih afdol anda diam saja.

Kalau pandai menguraikan benang yang kusut, luruslah jalan di dalam diri. Jika anda tidak bisa menguraikannya, alamat jalan anda rumit di jalan buntu.

Guru yang paling baik di dalam hidup ini adalah pengalaman yang bermanfaat, ingatan yang mantap, dan buku yang baik.

Alat vital dalam hidup ini adalah:
Tangan bisa menjadi tenar, nestapa, baik, dan berarti.
Kaki bisa menjadi tenar, prahara, dan berarti.
Mulut bisa menjadi indah, kotor, celaka, dan senang.
Mata bisa menjadi jorok, asyik, perangsang, dan cinta.
Hidung bisa menjadi nikmat, asyik, dan jahat.
Telinga bisa menjadi bagus, jahat, dan bara.
Hati bisa menjadi suci, bersih, kotor, bara, penyampai rangsangan, tolok ukur, motoriter, cinta, dan kasih sayang selama-lamanya.
Pikiran bisa menjadi mengetahui, penangkal, dan tolok ukur nomor satu.
Naluri bisa menjadi mengetahui, menerka, firasat, dan gelagat.

Hidup adalah belajar terus belajar.

Kesombongan biasanya mengantarkan insan ke lembah kehancuran, karena metalnya terus menggerogoti hati yang polos.

Kemunafikan diri lebih berbahaya dan beracun dari racun tumbuhan yang pernah ada di dalam dunia ini. Karena di dalam kemunafikan diri itu terdapat setetes cairan racun yang terus mengorek perasaan dan jika tidak cepat membuangnya dengan cara yang afdol dan prima, yaitu dengan cara iman dan takwa, alamat hidup kita akan mengalami sengsara, nestapa, dan gulana.

Sakit hati bisa diobati dengan sebuah keyakinan yang mantap akan suatu hal yang benar-benar hakiki dalam mengarungi bahtera kehidupan ini yang semakin panas, lebih panas dari teriknya matahari di siang hari bolong dan lebih misteri dari sebuah film detektif serta mau melupakan hal menyebabkan sakit hati itu untuk selama-lamanya.

Hati yang tertambat pada suatu benda yang berharga atau seseorang bukan karena kecantikannya, tetapi lebih disebabkan oleh keluhuran jiwanya dan kemurnian budayanya.

Hatimu bukan terbuat dari waja, akan tetapi hatimu hanya terbuat dari segumpal daging yang lemah lembut dan bisa saja berubah sesuai dengan urutan waktu yang terus saja berlalu tanpa terasa dan pergi tanpa diketahui. Hanya saja hati ini bersandar pada sebuah pedoman, patokan, dan sebuah saringan dalam mengantisipasi sekelumit kenyataan yang telah terjadi atau dialami.

Selain itu ada kata-kata mutiara yang ditulis oleh orang-orang yang terkenal di dunia, yaitu:

Cinta itu bukan sumber bahagia tapi tanpa cinta adalah sumber derita.

Ilmu yang bermanfaat adalah yang digunakan dan pekerjaan yang bermanfaat adalah yang diselesaikan dengan baik.

Jangan katakan semua yang diketahui, tetapi ketahuilah semua ada yang dikatakan.

Putus asa itu salah, yang benar adalah berharap.

Penakluk dipandang dengan keseganan, orang bijaksana mendatangkan kehormatan, tetapi murah hatilah yang mendapatkan cinta kasih kita.

Lebih mudah bagi seseorang untuk memuji daripada mendoakan.

Suka dipuji orang itu dapat membutakan mata dan menyebabkan tulinya telinga.

Apabila kamu mengharapkan agar orang lain merahasiakan sesuatu, mulailah dengan merahasiakannya sendiri.

Tidak ada yang lebih baik dari dorongan sahabat yang baik.

Jangan makan sepiring dengan orang yang rakus, jika tidak mau disangka rakus pula.

Rasa lapar adalah bumbu yang baik untuk daging.

Ada satu hal kuketahui benar, yaitu bahwa aku tidak tahu apa-apa.

Senyum menolong memperbaiki rupa seseorang dan membuat ia senang tanpa keluar ongkos.

Hidup yang menghidupkan orang lain adalah hidup yang berharga.

Tambahkan kebohongan dan kelicikan pada diri anda, maka rezeki dan kekayaan akan surut.

Banyak diam itu berpikir, banyak bicara itu penyesalan.

Bila anda menginginkan jawaban yang bijaksana, bertanyalah dengan pertanyaan yang bijaksana.

Derita membuat kita berpikir, berpikir membuat kita bijak, kebijakan membuat kita lebih bermakna.

Banyak ilmu akan banyak kawan, kaya harta akan banyak musuh.

Tidak ada usaha yang gagal, kegagalan adalah usaha untuk mencapai kemenangan.

Buku adalah kawan yang dapat memberikan pilihan yang paling baik.

Jika kita tidak puas dengan apa yang kita miliki, kita tidak akan puas dengan apa yang kita inginkan.

Kemarahan terhebat seseorang memperlihatkan sisi terburuk hidupnya.

Doa adalah tempat dimana beban berubah menjadi penopang.

Jika kita setia berdoa, kita juga akan tekun bekerja.

Sahabat adalah orang pertama yang datang ketika seluruh dunia pergi.

Belajar tanpa berpikir tak ada gunanya, berpikir tanpa belajar adalah berbahaya.

Kesetiaan merupakan sifat yang paling suci dari hati manusia.

Bahasa adalah cermin dari pikiran.

Bahasa yang sebenarnya, bukanlah komputer akan berpikiran seperti manusia, melainkan manusia berpikiran seperti komputer.

Kita jauh dalam percobaan saat kita tak menghindarinya.

Senjata yang paling ampuh meredakan orang yang tinggi hati ialah dengan meninggikan dia setinggi-tingginya.

Tidak apa kau kehilangan bertamu, asal bukan hatimu.

Seorang penjilat ialah budak yang tidak baik bagi majikan manapun juga.

Hati-hatilah dengan pikiran dan angan-anganmu, pikiran dan angan-anganmu itu suatu saat akan menjadi kenyataan.

Seperti halnya benang emas itu berharga, demikian pula setiap menit dari waktu kita.

Jangan menilai orang dari penampilannya. Semua kekejaman muncul dari kelemahan.

Ubahlah cara berpikir anda, maka dunia anda juga akan berubah.

Sesuatu yang kita kerjakan dengan senang hati sama sekali tidak menyusahkan.

Ilmu merupakan kekuatan.

Seseorang yang banyak menciptakan kesempatan daripada mencari kesempatan.

Kemasyhuran adalah bayangan dari kebajikan.

Seseorang disegani dan dihormati bukan karena apa yang diperolehnya, melainkan karena apa yang diberikannya.

0 komentar: