Senin, 15 Oktober 2007

Ketidakkontrasan

Oleh: M. Saifun salakim

Lorong-lorong sempit rumah sakit kamu sematkan di hatiku
Saat itu aku telah melewati ruangan UGD
Membersihkan serakan jarum hitam besar mengoyak kepala
Meninggalkan ruangan pembedahan menggepengkan cita-cita

Beriringan dengan derap langkah kakek dalam jiwa
Kusandarkan harapan dan impian yang segar
Bersamaannya kujalin rotan yang ada
Dijadikan tikar-tikar indah
Buat lesehan semua orang dalam paripurna

Sebuah buku bersampul biru kamu tanamkan di pikiranku
Saat itu aku telah mengkhatamkan ayat suci
Membersihkan serakan sampah perbuatan yang bercokol di dada
Meninggalkan sisa kesilafanku yang terlarai

Beriringan dengan kerinduan terang si anak kecil
Kukeraskan kemauan menggapai bintang gumintang
Bersamaannya kuracik butiran-butiran air di sungai dalam
Untuk dermaga merapat rindu

Silakan saja kapal-kapal yang sudi berlabuh
Di sana

Laptop (PTK), 14102007

0 komentar: