Selasa, 16 Oktober 2007

Masih Ada Tersisa

Oleh: M. Saifun salakim

Jangan menangisi butiran pasir sudah menjadi pantai
Kalau masih tersisa telapak-telapak kenangan
Sewaktu kenangan itu diukir menjadi peta bermakna
Untuk menemukan harta karun terpendam
Di lubuk tanjung keabadian rasa dan jiwa

Sepucuk lilin menyala di perahu penanjung
Berkerlap-kerlip di kelam malam peredaran napasnya
Semakim membiru di hatinya

Jangan menumpahkan intisari tubuh
Kalau masih saja langit memberikan ozon
Sewaktu seorang pelukis diri bisa mengukir kasih sayang
Untuk menemukan kedalaman makna lukisan terpampang
Di kecerahan warna kanvas dan kuas kemahabesaran-Nya

Kesunyian yang syahdu di keheningan jati diri
Disenandungkan mahluk di biru keangkuhan ini
Semakin melaut putih di kedataran gelombang jiwa

Biarkan rapuh dalam ketegaran ini
Menjelma di kejernihan mata-Mu

Padam Lampu Sekilas (PTK), 16102007

0 komentar: