Selasa, 09 Oktober 2007

Senandung Percumbuan

Oleh: M. Saifun salakim

Deruan air keran mencumbui lampu neon
Menyisakan sperma pada janji kehidupan
Telah dititipkan ari-ari panjang
Sedari kecil sampai tumbuh gigi taring
Siap merobek
Menerjang
Palang-palang di jalanan satelit kabut

Lantunan pengajian kitab suci meluncur tak berhenti
Memangkas kegersangan jiwa yang lagi meranggas
Kering tercekal kepuasan yang berbulu seribu
Tercecer-cecer di sepanjang kesamaran pintu
Berderit menikam jantung kepolosan
Mengajak kita bersama-sama
Untuk merasakan kehangatan sinar matahari kehangatan
Yang muncul dari ufuk berganti

Duduk Santai (Balber), 02102007 (04.37)

0 komentar: