Jumat, 28 Desember 2007

Lihatlah Kedalaman Pohonku

Buat : Lady Dey
Oleh : M. Saifun Salakim

Pohon-pohonku yang berdiri kokoh
Ingin berbunga dan berbuah
Menjadi meranggas, daun-daun mudanya berguguran
Setelah kamu melihat kebengkokan pohonku

Kamu pun tak pernah menjadi mentari lagi
Menaungi kepanasanku dari sengatan mematikan
Kamu tak pernah menjadi pupuk lagi
Menyuburkan kegersanganku dari air tanah mengalir

Mengapa kamu tak melihat segi kedalaman pohonku
Yang di sana banyak tersimpan kemulusan isinya
Dan banyak urat-uratnya yang menguatkan dirimu

Pohon-pohonku yang berdiri kokoh
Ingin berbunga dan berbuah
Menjadi patah rantingnya dan gugur ke bumi
Setelah kamu melihat kekesapan warna kulit luar pohonku

Kamu pun tak pernah menjadi rembulan lagi
Mengindahkan suasana hatiku dari kegelapan malam
Kamu tak pernah jadi ranting baru lagi
Yang menguatkanku ketika kerapuhan ini menderaku

Mengapa kamu tak melihat segi ketegaran pohonku
Menerimamu dengan segenap jiwa apa yang kamu miliki
Dan banyak nutrisi-nutrisi untuk pengenyang kelaparanmu

Pohon-pohonku kubiarkan tetap berdiri kokoh
Dengan kusanggahkan pada tangga langit

Balai Berkuak, 16122007

0 komentar: