Sabtu, 29 Desember 2007

Membaca Sepi

Oleh: M. Saifun Salakim


Membaca sepi adalah mati

Mengapa tidak menjadi hidup

Padahal beribu kesepian meramaikan gejolak kehidupan

Hidup berjiwa

Hidup bermata

Hidup bermahkota

Hidup di semua lapisan kehidupan

Padahal beribu keramaian mengungkapkan kesepian

Sepi rasa

Sepi sayang

Sepi rindu

Sepi beriktikaf

Sepi ibadah

Sepi dalam semua ruang kehidupan

Membaca sepi adalah mati

Mengapa tidak menjadi hidup

Padahal jiwa-jiwa sepi tersenyum bahagia

Bahagia tak punya beban

Bahagia bisa bebas

Bahagia menyukuri nikmat yang ada

Bahagia mendapatkan pelita jiwa yang sempurna

Bahagia dalam semua lapisan kehidupan

Padahal jiwa-jiwa keramaian tersenyum kecut

Kecut kematian

Kecut kehilangan

Kecut kerugian

Kecut kebinasaan

Kecut dalam semua ruang kehidupan

Membaca sepi bukanlah mati

Tetapi adalah hidup

Pontianak, 30122007

2 komentar:

Rie mengatakan...

Rie suka yg ini.
mang lagi kesepian ya bang ??

Ghufron Pahlevi mengatakan...

Terkadang ku butuh sepi, untuk sekadar bermesraan dengan-Nya