Minggu, 06 Januari 2008

Pasir Timbul

Oleh: M. Saifun Salakim

Banyak orang mengambil pasir di tengah lautan
Pasir yang diambil itu adalah pasir timbul
Pasir timbul yang sedang mengejar matahari
Yang bersinar di dalam hatinya
Untuk diolah menjadi makanan kehidupannya

Banyak orang mengambil pasir di tengah olakan air
Pasir yang diambil itu adalah pasir timbul
Pasir timbul yang sedang mengejar cintanya di kekeringan air
Menampakkan wajahnya yang sebenarnya
Untuk ditampung menjadi minuman musafirnya

Kedalaman lautan di musim semerbak ini
Telah menghantarkan orang-orang
Sedikit sekali mengambil pasir di tengah lautan
Sedikit sekali mengambil pasir di olakan air
Pasir yang diambil itu adalah pasir timbul
Pasir timbul yang telah lelah menyenangkannya
Pasir timbul yang tak dapat menampakkan wajahnya

Kini pasir timbul hanya berupa kesunyian
Di keindahan kampungnya yang jauh dari peradaban
Tetapi selalu penuh kesegaran dan ketenangan hati
Dalam menikmati keaslian dan kealamiahan hidayah-Nya

Pontianak, 07012008

0 komentar: