Senin, 07 Januari 2008

Sanjak Biru Mata dan Putih Hati

Oleh: M. Saifun Salakim

Biru matanya
Sunguh indah
Dinikmati bersama
Pelabuhan rindu yang merapat senja
Di langit emas keluasan

Putih hatinya
Yang lezat
Sungguh sedap
Dimakan bersama
Nasi yang bercinta dengan lauk pauk
Nelayan mengejar tepian pantai

Pesisir pasirnya yang memanjang
Mengentalkan biru matanya sebagai duyung
Mengekalkan putih hatinya sebagai merpati
Menanam diri ini bulat-bulat dengan senyuman panjangnya

Pontianak, 07012008

0 komentar: