Sabtu, 12 Januari 2008

Tumpul, Getas, dan Mendung

Oleh: M. Saifun Salakim

Tumpulkah otakku
Sehingga tidak mampu membaca kitab kehidupanmu
Penuh tulisan indah dan seni lukisan wajah yang natural
Di sini...........
Di antara kelihaian otak pembaca
Yang fasih membaca kehidupannya

Getaskah pemikiranku
Sehingga tidak mampu menilai kemolekanmu
Di sini...........
Di antara pemikiran dan terobosan baru
Yang fasih memberikan penilaian kebenarannya

Mendungkah hatiku
Sehingga tidak mampu mengenali gelagat zaman
Di sini.........
Di antara kerutan bumi yang sudah menua

Benarkah aku setumpul, segetas, dan semendung ini
Di sini.......
Pontianak, 11012008

0 komentar: