Rabu, 26 Maret 2008

Balai Berkuak, Selasa, 11 Desember 2007

Kehidupan ini tak bertitik. Hanya berkoma terus. Berhenti sebentar kemudian berjalan terus. Mengikuti alurannya. Mengapa selalu tanda titik dan tanda koma yang dipakai? Apakah tanda seru, tanda tanya, dan tanda lain tidak dipakai. Sebenarnya dipakai. Hanya orang saja yang tidak pernah menggunakannya. Kurang lazim digunakan.
Kehidupan banyak aneka ragamnya. Kehidupan ini ada yang penuh dengan pertanyaan, baik kecil maupun besar. Kehidupan ini ada yang penuh dengan perintah, baik perintah asal-asalan, tidak benar, dan sekadar gengsi-gengsian. Kehidupan ini ada yang penuh gelombang, yang kadang kala berada di atas dan kadang kala berada di bawah. Begitulah kehidupan ini penuh dengan tanda baca dalam menjalaninya.
Apakah kita bisa membaca jalan kehidupan ini atau tidak? Itu tinggal kita masing-masing mencari pedomannya. Pedoman yang dapat memberikan pengetahuan kepada kita agar dapat membaca jalanan kehidupan yang kita lalui. Apakah berbentuk tanda koma, tanya, seru dan lain sebagainya?
~&&&~

3 komentar:

arsaili mengatakan...

air terjun baram??? di baram sarawak ke?

M. Saifun Salakim mengatakan...

oke....

M. Saifun Salakim mengatakan...

bukan bang, bukan air terjun baram di sarawak, tapi ini air terjun baram di pedalaman ketapang, pontianak....
mau pergi ke sana saya siap mengantar kok.....