Jumat, 23 Mei 2008

Balai Berkuak, Jumat, 2 November 2007

Jangan pernah pedulikan, apakah bunga bisa berkembang? Kalau sekiranya kamu masih punya sesuatu yang dapat dibanggakan. Jangan pernah kamu pedulikan hujan yang tak pernah menaburkan kehangatannya ke bumi. Kalau kamu masih punya kemarau.
Sekarang. Entah. Musim hujan atau musim kemaraukah dalam hati? Jangan kamu pedulikan. Kamu enjoy saja. Kesenangankan akan membuat orang selalu bahagia.
Mengomongkan kebahagiaan. Apakah selama ini titik pusat kebahagiaan sudah mendekam di dalam urat perut besarku?
”Hei, apa kamu bilang? Kamu jangan sembarangan. Aku tak pernah menaruh kebahagiaanmu di kandunganku. Tolol kamu!” Perut besar memakiku.
Aku manusia sempurna begini. Diciptakan Tuhan dengan segala kelebihan dikatakannya tolol. Sungguh terlalu. Sebenarnya dimana letak ketololanku? Busyet. Ia terlalu meremehkanku. Betulkah aku mahluk yang tolol?
~oOo~

0 komentar: