Selasa, 20 Mei 2008

Balai Berkuak, Minggu, 12 Agustus 2007

Judul : Ular

Anak kecil berkerumun. Meneriakan ular yang masuk ke dalam kutang seorang ibu. Ia bertelur. Melahirkan silikon. Silikon itu melarikan diri masuk kolong rumah Bu Ayu. Menjelma jadi ular yang panjang dan besar. Mendesis-desiskan lidahnya. Memangsa seekor raong.
Keributan itu mengundang orang tua untuk melihatnya. Jadilah penampakan ular itu menjadi tontonan. Orang banyak berteriak.
“Bunuh! Bunuh!”
Aceng dengan serampangnya telah menikam ular itu. Lalu ditariknya keluar dari kolong rumah. Malang nasib ular itu. Di luar ia dibantai habis-habisan. Napasnya kabur menuju awan. Tapi buntutnya masih menunjukkan kehidupannya.
“Hidup! Hidup!”

0 komentar: