Kamis, 29 Mei 2008

Balai Berkuak, Minggu, 25 November 2007

Mengapa semua orang ingin melihat aku marah? Mengapa semua orang terus saja mencari gara-gara agar aku menjadi marah? Tidak senangkah mereka dengan kesabaranku? Tidak sukakah mereka dengan ketidakusilanku pada mereka?
Apakah benar aku tidak dapat marah? Apakah benar aku tidak dapat membalas perlakuan mereka yang mengusiliku?
Ups, bicara soal marah. Aku memang lagi tidak mau marah. Marah itu membuang-buang energi saja. Keuntungannya pun tidak ada. Malahan kalau kukaji marah hanya menyakitkan kepala dan menciptakan ketidakenakan dalam hati. Membuat jurang perasaan bersalah karena telah melakukan perbuatan itu.
Alhamdulillah, aku tidak akan marah. Selagi usilan itu tidak menyinggung harga diri dan agama atau akidahku. Usilan seperti itu kuanggap sebagai ujian untuk melatih kesabaranku. Karena aku ingin belajar menjadi hamba Allah yang sabar.
Mudah-mudahan saja dengan kesabaranku ini akan membuahkan kebaikan yang banyak. Aku hanya ingin mengharapkan rida dari Allah dalam setiap kehidupan ini.
Marahkan adalah perbuatan setan. Aku tidak ingin tergelincir pada jebakan setan. Untuk itu maaf ya teman.... Biarlah kalian menganggap aku orang yang lemah dan letoy, tetapi aku tetap merasa diriku adalah orang kuat. ~oOo~

0 komentar: