Kamis, 29 Mei 2008

Balai Berkuak, Rabu, 21 November 2007 – (19.00)

Mengapa sih kehilangan sebuah perjaka pada setiap pria tidak pernah dihebohkan orang-orang? Tetapi mengapa kehilangan perawan pada seorang wanita, orang-orang menjadi heboh? Hebohnya sekampung lagi. Membuat si wanita menjadi tertekan batinnya.
Di sini menunjukkan bahwa perbuatakn kita telah meletakkan martabat seorang wanita pada tingkat terbawah. Selalu disisihkan. Kasihankan. Padahalkan pria dan wanita adalah mahluk Allah yang harus diperlakukan sama.
Padahal kalau kita pikir. Semuanya sama-sama merasa kehilangan. Seharusnya kehilangan keperjakaan pada seorang pria juga kita hebohkan. Bila perlu membuat pria itu menjadi tertekan batin seperti yang dirasakan si wanita yang merasa kehilangan perawannya. Biar dikatakan adil.
Kalau kita hanya menghebohkan salah satu pihak saja, itu tidak adil namanya.
Marilah kita dapat berpikir arif dan bijaksana.
Marilah kita meletakkan sesuatu sesuai dengan ketentuan yang benar. Ketentuan dari Sang Maha Kuasa, yang tidak patut diragukan lagi kebenarannya.~oOo~

0 komentar: