Minggu, 25 Mei 2008

Balai Berkuak, Selasa, 6 November 2007

Manusia berlalu tanpa kenyataan hidup adalah seperti gilasan roda truk pengangkut yang melintasi jalanan berlumpur.
Maklum minggu ini lagi musim penghujan. Becek sudah menjadi langganan kehidupan kita setiap hari.
Kita meminta pada Allah. Biarlah jalanan-jalanan di kehidupan ini berlumpur tetapi jangan sampai berlumpurnya keyakinan atau akidah. Hanya karena rayuan manis sesaat tetapi memahitkan untuk selama-lamanya.
Kita ingin hati kita tidak membecek dan cengeng dalam menjalani ujian kehidupan yang datang dengan tidak pernah diundang. Hanya Allah saja yang tahu. Kapan dia akan memberikan ujian pada hamba-Nya. Ujian yang diberikan Allah pada hamba-Nya untuk mengetahui seberapa besarnya kadar keimanan dan kecintaan hamba pada-Nya.
Kita sebagai hamba-Nya hanya dapat bersabar. Dengan adanya ujian itu kita harus mampu menimbulkan semangat kecintaan semakin mendalam pada Allah. Kita jangan takut tidak mampu menerima ujian dari-Nya. Karena Allah tidak akan menguji ketabahan dan kesabaran hamba-Nya dibatas ketabahan dan kesabaran yang dimiliki hamba-Nya. Percayalah. Yakinlah. Kemahabesaran Allah di atas segala-galanya. Jadikanlah dia orang yang paling kita cinta dalam hati.
~oOo~

0 komentar: