Senin, 19 Mei 2008

Mading Sarana Menyalurkan Bakat dan Minat Menulis Siswa

Oleh: Sarifudin, S.Pd.*

Sekolah adalah tempat para siswa menuntut dan menimba ilmu pengetahuan dari guru-gurunya. Sekolah juga tempat cikal bakal melahirkan pemimpin-pemimpin masa depan yang mempunyai wawasan dan ilmu pengetahuan yang berguna. Selain itu sekolah juga tempat mengarahkan siswa memiliki sifat kritis dan kreatif untuk mengembangkan dirinya agar memiliki keterampilan yang bermanfaat ketika para siswa itu sudah berada di masyarakat. Oleh karena itu, sekolah harus dapat mewujudkan hal tersebut. Bagaimana hal itu dapat diwujudkan, terutama yang dibicarakan dalam tulisan ini, yaitu bagaimana para siswa memiliki sifat kritis dan kreatif untuk menulis dalam menuangkan ide-ide, pikiran, dan perasaannya sebagai langkah pengemblengan dirinya menjadi siswa yang kreatif dan memiliki keterampilan menulis.
Dari itu, sekolah harus mampu menumbuhkan keterampilan menulis para siswanya. Keterampilan menulis yang dimiliki para siswanya tidak datang dengan sendirinya, perlu latihan dan belajar. Agar para siswanya dapat berlatih dan belajar perlu bimbingan dari gurunya. Selain itu perlu juga sarana untuk menampilkan tulisan mereka. Salah satu sarana yang dapat digunakan untuk menyalurkan bakat menulis para siswa itu adalah majalah dinding yang biasa disebut mading.
Mading adalah sebuah surat berkala atau majalah yang berisi lembaran-lembaran tulisan siswa yang ditempelkan pada dinding atau papan, yang digunakan untuk menyampaikan berbagai informasi kepada orang lain dan para pembaca yang bisa melakukannya sambil berdiri.
Keberadaan majalah dinding sebagai salah satu sarana untuk menyalurkan kreativitas para siswa di sekolah begitu diperlukan yang sasarannya harus mampu menarik perhatian dan minat para siswanya agar para siswanya dapat berlomba-lomba mengisi majalah dinding itu dengan tulisannya sendiri yang dapat dibaca oleh para siswa maupun dewan guru.
Untuk lebih mengefektifkan keberadaan dan kegunaan majalah dinding agar dapat diambil manfaat oleh para siswanya, peran guru sangat memiliki peranan penting dalam membimbing para siswa untuk mencapai tujuan tersebut. Guru yang ada di suatu sekolah harus mampu membimbing para siswanya dengan sebaik mungkin agar para siswa lebih giat untuk memanfaatkan sarana majalah dinding tersebut dengan mengisi berbagai tulisan dan hasil karya para siswa itu sendiri.
Majalah dinding sebagai salah satu ajang untuk menyalurkan kreativitas para siswa memiliki beberapa manfaatnya. Manfaat majalah dinding secara umum adalah untuk mengembangkan dan melatih keterampilah menulis para siswa, seperti tulisan prosa, puisi, drama, karikatur, anekdot, dan lain sebagainya, sedangkan manfaat majalah dinding secara khusus, yaitu:

Sebagai Sarana / Ajang Kreativitas Para Siswa
Bakat dan kemampuan yang dimiliki oleh para siswa diharapkan mampu melahirkan suatu kreativitas yang diwujudkan dalam karya tulis (tulisan) yang dapat bermanfaat bagi dirinya maupun orang lain. Kreativitas menulis yang merupakan cerminan kepribadian para siswanya. Kreativitas yang tinggi dalam kegiatan menulis yang mampu mengembangkan bakat dan kemampuan yang dimilikinya.
Keterampilan menulis pada majalah dinding di sekolah merupakan salah satu bentuk untuk menyalurkan kreativitas para siswa. Oleh karena itu, untuk menumbuhkan kreativitas para siswa di sekolah diperlukan kondisi yang membuat siswa dapat memunculkan wujud kreativitas menulisnya, seperti: adanya waktu yang cukup untuk membuat siswa menghasilkan tulisannya, adanya motivasi dari guru yang dapat berupa pujian, nilai tambah, pujian, hadiah, penghargaan, dan lain sebagainya, adanya sarana yang dapat menyalurkan kreativitas para siswa, interaksi lingkungan sekitar para siswa yang dapat merangsang dirinya untuk menyalurkan kegiatan menulisnya, adanya hubungan interaksi yang positif antara siswa dengan gurunya, adanya cara mendidik guru yang bertolak pada pemikiran mendewasakan siswanya untuk menciptakan siswa yang aktif dan kreatif, adanya kesempatan yang diberikan kepada para siswa untuk memperoleh ilmu pengetahuan seluas-luasnya melalui kegiatan membaca kemudian dari ilmu pengetahuan luas itu, para siswa dapat membagikan dengan siswa lain melalui tulisannya yang ditampilkan di majalah dinding sekolahnya.

Sebagai Sarana Komunikasi dan Penyampaian Berbagai Informasi Para Siswa
Majalah dinding dapat memberikan berbagai informasi kepada pembaca. Informasi yang jelas dan tepat untuk memudahkan seseorang dalam melakukan komunikasi secara terbuka yang akan menumbuhkan saling memberikan kepercayan dan keharmonisan dalam interaksi sosial atau interaksi organisasi atau interaksi kelembagaan/keinstansian. Karena dalam majalah dinding itu memuat beragam jenis tulisan yang dibuat oleh para siswa.

Sebagai Sarana Untuk Menularkan Ide-Ide Penting dan Pengalaman Berharga serta Pengetahuan Para Siswa
Pengungkapan pengalaman maupun pengetahuan tidak selamanya dikomunikasikan secara lisan , bisa juga dituangkan dalam bentuk tulisan. Karena dalam menuangkan pengalaman dan pengetahuan itu dalam bentuk tulisan bisa secara lebih leluasa dan lebih terencana sehingga akan menghasilkan tulisan yang lebih baik dan berkualitas untuk dibaca. Pengalaman dan pengetauan antara siswa yang satu dengan yang lainnya berbeda. Untuk mewujudkan penyampaian pengalaman dan pengetahuan siswa dan penularan ide-ide penting tersebut perlu adanya sarana untuk mengembangkannya. Bentuk sarananya adalah majalah dinding. Dengan adanya majalah dinding maka penuangan ide-ide tersebut menjadi konkret yang dapat dibaca dan dinikmati oleh siswa maupun penghuni sekolah.

Sebagai Sarana Untuk Menempuh Ilmu dan Memperoleh Masukan-Masukan yang Berharga untuk Para Siswa
Majalah dinding bagi para siswa begitu pentingnya, karena majalah dinding merupakan wahana untuk memperoleh informasi dan pengetahuan. Pengetahuan yang tertuang dalam majalah dinding didapat dari berita-berita aktual yang terdapat di majalah, surat kabar, dan dari mendengarkan pembicara orang lain, dan lain sebagainya. Biasanya informasi-indormasi itu akan cepat diketahui dan diperoleh siswa. Kemudian hal tersebut disebarkan atau diinformasikan siswa yang mendapatkan informasi-informasi itu kepada teman-temannya melalui tulisan di majalah dinding.

Sebagai Sarana Untuk Meningkatkan Kualitas Diri dalam Bidang Keilmuan, Kebahasaan, dan Kesusasteraan Para Siswa
Peningkatan kualitas dalam bidang keilmuan, kebahasaan, dan kesusasteraan erat kaitannya dengan kemampuan seseorang untuk berkomunikasi. Berkomunikasi yang lebih ditekankan untuk mengungkapkan kemampuan seseorang yang dapat divisualisasikan secara tertulis dan secara lisan. Dalam mengungkapkan kemampuan seseorang secara tertulis, seseorang tersebut harus memiliki keterampilan menulis.
Keterampilah menulis sebagai salah satu keterampilah berbahasa sangat penting. Dengan melalui tulisan, seseorang dapat menuangkan ide dan gagasannya secara luas, baik masalah ilmiah maupun nonilmiah. Dengan berlatih menulis secara terus-menerus, siswa diharapkan dapat terampil menuangkan ide-ide, gagasan, dan perasaannya agar tulisannya dapat memberikan gambaran imajinasi yang tepat kepada pembacanya.
Oleh karena itu, siswa dalam menuangkan objek dalam tulisannya harus menggunakan kata-kata yang cermat dan benar. Kecermatan dan kebenaran dalam tulisan siswa itu dapat dilihat dalam penggunaan ejaannya yang mencakup: pemenggalan kata yang terdapat di akhir baris kalimat yang harus tepat dan benar dengan memperhatikan unsur diftong dan kata jadian yang memperhatikan alomorfnya, penggunaan huruf kapital yang harus disesuaikan dengan EYD, penulisan kata depan sebagai awalan dan sebagai imbuhan harus jelas dan benar, penulisan akhir –kan yang tepat dan benar, penulisan tanda baca juga harus mengikuti kaidah bahasa Indonesia, penggunaan diksi atau pilihan katanya harus mampu menyampaikan gagasan dan perasaannya dengan tepat, penggunaan struktur kalimat yang harus padu dan tidak ambigu, dan penggunaan kalimat-kalimat dalam suatu paragraf yang harus kohesif dan koheren.
Dengan demikian keberadaan majalah dinding begitu membantu para siswanya dalam menempuh dunia pendidikannya. Karena majalah dinding sangat membantu para siswanya untuk mengembangkan keterampilan menulis yang berhubungan dengan kemampuan penggunaan bahasa Indonesia. Selain itu, majalah dinding dapat dipergunakan sebagai sarana berkomunikasi dan menyampaikan informasi secara tidak langsung. Komunikasi tersebut terutama terjadi di lingkungan sekolah, yaitu antarsiswa dengan siswa, antarsiswa dengan guru, dan antarsiswa dengan kepalah sekolah bahkan dapat juga antarsiswa dengan lingkungan masyarakatnya.
Selain itu majalah dinding juga dapat meningkatkan kualitas diri para siswa, baik dalam bidang pengetahuan umum, pengetahuan kebahasaan, maupun pengetahuan kesusasteraan.
Oleh karena itu, majalah dinding harus ada dalam setiap sekolah. Karena majalah dinding sangat penting untuk mengembangkan kreativitas para siswa dalam menyalurkan bakat dan minatnya yang dituangkannya melalui tulisan. Selain itu, dengan adanya majalah dinding yang dijadikan ajang untuk menyalurkan kreativitas para siswa adalah salah satu langkah pengemblengan diri para siswanya menjadi manusia yang kreatif dan memiliki keterampilan yang bermanfaaat untuk diri dan masyarakatnya.
~&&&~

* Penulis adalah guru SMA Negeri 1 Balai Berkuak. Menyenangi sastra dan menulis puisi, cerpen, dan artikel di berbagai media massa.

0 komentar: