Rabu, 25 Juni 2008

Balai Berkuak, Sabtu, 15 Desember 2007 – (13.00)

Sepasang merpati putih lagi menjamah rasaku saat ini. Ketika tingkat pemahamanku menjadi mandul. Dia mengajakku mengarungi alam luas dengan kepakan sayap putihnya. Aku tak dapat menyanggupi permintaannya. Karena aku tidak memiliki sayap. Mana mungkin aku dapat seperti dia. Tapi dia mengajakkku sekali lagi.
”Kamu naik saja di punggungku. Aku akan membawamu mengitari keluasan dunia ini.”
”Tidak. Punggungmu yang kecil mana mungkin dapat menahan bobot badanku yang besar. Aku tidak ingin kamu rusak gara-garaku. Aku tidak ingin menyusahkanmu. Lebih baik kamu mengurungkan niatmu untuk mengajakku terbang bebas mengitari keluasan dunia ini.”
”Kamu jangan melihat kecil tubuhku. Walau kecil tubuhku ini mampu menahan beban badanmu seberat apapun. Karena dalam tubuh kecilku ini memiliki suatu kekuatan besar yang membuat aku mampu menahan beban berat berton-ton. Kamu jangan ragu. Aku tidak merasa dibebani olehmu. Malahan aku sangat senang bila kamu dapat terbang bersamaku mengitari keluasan dunia ini. Mari teman.”
Merpati itu mempersilakanku sekali lagi. Aku menggelengkan kepala tanda menolak keputusannya. Sebab aku tidak ingin menyakiti dia. Aku tahu bahwa dia hanya ingin menyenangkan hatiku. Walau akhirnya dia akan menahan perih keberatan beban badanku yang menimpa punggungnya. Aku tidak mau. Aku tidak ingin menjadi teman yang menari-nari di atas penderitaan teman sendiri, walau itu dilakukan temannya dengan tersenyum. Tetapi aku sedikit penasaran dengan apa yang dikatakannya. Bahwa punggung kecilnya dapat menahan bobot badanku yang besar dan berat ini. Dalam tubuhnya memiliki kekuatan besar. Kekuatan besar apa ya?
”Teman, katamu dalam punggungmu yang kecil terdapat kekuatan besar. Kekuatan besar apa itu?”
Dia tersenyum.
”Keinginan dan semangat.”
Waw, ternyata kekuatan besar yang terdapat di dalam kekecilan adalah keinginan dan semangat. Sungguh tak dapat kumengerti. Bahwa kekuatan besar yang selama ini kucari itu terdapat dalam keinginan dan semangat.
Terima kasih, merpati putih, teman baikku. Kamu telah mengajarkan padaku suatu pelajaran kehidupan maha besar bahwa kekuatan besar yang terdapat dalam orang-orang yang kecil adalah keinginan dan semangat.
~&&&~

0 komentar: