Rabu, 25 Juni 2008

Durian Sebatang, Selasa, 18 Desember 2007 – (22.00)

Gerimis turun pelan-pelan. Kuajak ibu-ibu dalam rombongan perjalanan motor air itu menginap di rumahku. Melepaskan penat selama perjalanan. Mereka berduyun-duyun mengikuti langkah kakiku menuju rumahku. Rumahku menjadi ramai. Dari depan sampai ke belakang semuanya terisi. Hatiku senang. Karena rumahku yang jelek ini dapat ditiduri gadis kecil dan dewasa serta ibu-ibu perkasa yang datang dari Balai.
~&&&~

0 komentar: