Minggu, 29 Juni 2008

Mengusik Kepedulian Sayang

Sekilas lamunan mengusik kepedulian sayang
Menatap kemahabesaran langit dalam dengkur doa
Beribu-ribu malaikat menasbihkan selawat
Memuji-muji sebuah nama yang lekat di dada
Namamu yang begitu menghiasi pantai tujuan
Merapatkan sauh dan jangkar kapal berlarung
Ke negerimu yang jauh dari jangkauan

Kuberusaha melarungkan kapalku sejuta nada
Membawakan muatan rasa
Melabuhkan dan mendekam di sana
Seperti janji yang kuucapkan dalam terumbu ari-ari
Penuh selimut lumut kehijauan

Sekilas lamunan mengusik kepedulian sayang
Memberikan jiwa dan raga dalam sembahyang
Tanpa pernah peduli gugurnya bunga dalam hati
Memuliakan waktu untuk berbakti dalam memenuhi janji

Pontianak, 20062008

0 komentar: