Sabtu, 28 Juni 2008

Merengkuh Cinta yang Hakiki

Kemarin

Mengapa harus diingkari....

Kemurnian kasih menelusuri jengkal-jengkal hidupmu

Yang penuh lika-likunya seperti kelokan sungai

Mengalir terus airnya menuju ke muara

Tak usah disesali

Biarkanlah cintanya mewarnai cinta

Tak usah dipungkiri

Mengejar hakiki

Dan sekali ini sungguh bergizi

Yang akhirnya adalah kembali

Dan bersimpuh padanya

Balai Berkuak, 20062008

0 komentar: