Rabu, 25 Juni 2008

Pontianak, Sabtu, 29 Desember 2007

Mengapa sesuatu yang keluar dari belakang selalu diributkan orang walau hal yang dikeluarkan itu wangi atau bagus? Orang-orang tidak pernah memujinya. Kalau tidak marah, pastilah orang menggerutu. Mengapa ya?
Mengapa kalau sesuatu yang keluar dari depan selalu tidak diributkan orang walau hal yang dikeluarkan itu tidak wangi atau bagus? Orang –orang akan memujinya dan kalau orang-orang tidak berkenan paling orang-orang diam. Mengapa ya?
Mengapa orang-orang tidak bisa memandang sesuatu dengan sebenarnya? Mengapa orang-orang tidak menilai sesuatu dengan hakikatnya? Mengapa orang-orang tidak bisa mengatakan kebenaran itu walau terasa pahit?
Apakah ini yang dinamakan pendeskriditan pada yang hal yang dikeluarkan dari belakang? Apakah ini yang dinamakan pengistimewaan pada hal-hal yang dikeluarkan dari depan? Apa sih bedanya belakang dengan depan?
Apakah belakang akan selalu identik dengan sesuatu yang jelek-jelek? Padahalkan dari belakang ada juga yang menghasilkan sesuatu yang baik-baik? Berarti orang-orang terlalu picik karena tidak dapat melihat kenyataan yang sesungguhnya. Menilai yang sesuai dengan hakikat kebenaran apa yang dikeluarkan itu.
Apakah depan akan selalu identik dengan sesuatu yang baik-baik? Padahalkan dari depan ada juga yang menghasilkan sesuatu yang tidak baik. Itu selalu dianggap baik. Berarti orang-orang terlalu dungu karena dibodohkan pemikirannya yang selalu terikut arus tidak benar. Tidak bisa menilai sesuai dengan hakikat kebenaran yang dikeluarkan itu.
Baik katakanlah baik jika itu betul baik walau keluar dari belakang dan jelek katakanlah jelek jika itu betul jelek walau keluar dari depan.
~&&&~

0 komentar: