Rabu, 25 Juni 2008

Pontianak, Senin, 31 Desember 2007

Pusing tujuh keliling juga mengitari jalan-jalan di Pontianak untuk mencari Bank Syariah Mandiri hingga membuat badan saya semakin lelah. Abis sayakan bukan orang Pontianak. Wajar saja tidak tahu letak Bank Syariah Mandiri itu. Karena saya ingin memasukan uang yang dititipkan teman saya ke bank itu. Teman adek saya juga saya tanya dimana Bank Syariah Mandiri itu berada. Teman adek saya memberikan jawabannya. Bank itu dekat jalan ke KP (Khatulistiwa Plaza). Saya pergi ke sana tetapi saya tidak menemukannya.
Kepala saya mumet. Berdenyut-denyut. Kemana lagi saya mencarinya.
Haluan sepeda motor terus saya jalankan. Saya melewati terminal seroja. Di situ saya melihat ada Bank mandiri. Saya lihat ramai sekali orang antrian di ATM Bank Mandiri. Saya arahkan haluan sepeda motor saya ke sana. Rencananya saya akan bertanya tentang Bank Syariah Mandiri kepada mereka. Tetapi saya tidak jadi bertanya dengan mereka. Karena mata saya melihat pos jaga di Bank Mandiri itu.
Alhamdulillah. Akhirnya saya bertanya kepada satpam yang menjaga pos itu.
”Pak, boleh bertanya tidak?”
”Bolehlah, Dik. Ada perlu apa ya?”
”Pak, Bank Syariah Mandiri itu berada dimana?”
”Jalan Pangeran Diponegoro berseberangan dengan Supermarket Harum Manis.”
”Kalau dari sini sebelah kanan ya, Pak?”
”Ya. Sebelah kanan.”
Telepon di posnya berdering. Pak satpam itu mengangkat teleponnya. Saya berlalu. Lupa untuk mengucapkan terima kasih. Karena saya buru-buru sekali. Benar sekali apa yang dikatakan pak satpam itu. Bahwa Bank Syariah Mandiri itu tepat berseberangan dengan Supermarket Harum Manis. Saya mengucapkan alhamdulillah. Bisa menemukan bank itu setelah mengadakan pencarian beberapa menit.
Bank Syariah Mandirinya tutup lagi. Saya tidak dapat mentransferkan uang tersebut hari ini. Tidak mengapa? Hari lain sajakan bisa dilakukan. Terpenting saya sudah tahu alamat Bank Syariah Mandiri itu.
~&&&~

0 komentar: