Senin, 02 Juni 2008

SMPN 1 Simpang Hulu (Balber), Kamis, 29 November 2007 – (15.20)

Jaring laba-laba membentang di rerumputan sejuk. Tetes-tetes hujan masih segar. Daun masih bernapas. Udaranya sungguh wangi. Penunggu jaring laba-laba itu adalah seekor laba-laba hitam. Telah siap memangsa hewan apa saja yang terkena jaringnya.
Apakah kehidupannya seperti jaring laba-laba?
Berpintal-pintal. Terkungkung dalam lingkaran setan. Lingkaran setan yang selalu menyesatkan. Walau kita ketahui bahwa setan adalah musuh yang nyata bagi kita. Setan selalu mengajak kita pada perbuatan jelek. Dengan bujuk rayunya yang sungguh manis dan dapat melemahkan ketegaran iman kita. Masih saja kita mengikutinya. Masih saja kita terbujuk rayuannya yang hanya fatamorgana. Kenikmatan yang memberikan keindahan sesaat tetapi kesakitannya berkarat. Itu kita sadari setelah kita melakukan perbuatan yang tidak benar. Iman kita kembali mengintrospeksi hati. Kejujuran menasihati kita untuk kembali ke jalan kebenaran. Keikhlasan menuntun kita untuk bertobat nasuha. Tidak akan mengulangi perbuatan yang lalu. Tidak akan mengerjakan perbuatan tidak baik itu lagi. Kembali kepada tujuan hidup semula. Hanya beribadah kepada Allah semata. Kembali ingin jadi hamba-Nya yang dapat dicintai Allah untuk selama-lamanya.~oOo~

0 komentar: