Senin, 01 September 2008

Balai Berkuak, 13 Mei 2008

Ry, aku ingin cerita padamu.

Waktu itu saya diganduli dengan pekerjaan yang bertumpuk-tumpuk. Pekerjaan yang memang kewajiban yang harus saya lakukan. Pekerjaan untuk mengais rezeki tambahan. Sehingga saya tidak dapat bersua dan menyapamu. Bahkan memberikan senyuman, hampir-hampir terhilangkan dari tingkah laku yang saya tampilkan padamu.

Alhamdulillah. Sekarang saya berlega diri, karena pekerjaan itu sudah mulai berkurang. Sudah sebagian pekerjaan itu dapat diselesaikan.

Saya bersyukur atas kesehatan yang diberikan Allah dalam menyelesaikan pekerjaan yang bertumpuk-tumpuk. Karena dalam mengerjakan pekerjaan, saya merasa enjoy dan senang-senang saja. Tak pernah merasa kecapean. Terus segar, seperti bunga dan rumputan yang mekar ketika menyambut pagi hari.

Ry, saya harap kamu dapat setia dan senang mendengar cerita ini walaupun hanya pendek saja.

~&&&~

0 komentar: