Minggu, 07 September 2008

Balai Berkuak, 23 Juni 2008

Saya sungguh senang. Mendapat kabar bahwa teman saya, Elsy Diarni diundang dalam Diklat Guru Bahasa dan Sastra Indonesia se-Indonesia di Bogor oleh Dinas Pendidikan Nasional, Jakarta. Yang dulunya saya pernah diundang oleh instansi tersebut tapi undangan itu selalu datang terlambat. Undangan itu datang sebulan setelah kegiatan selesai. Karena undangan itu dialamatkan ke sekolah, tempat saya mengajar. Sekolah yang jauh dari peradaban dan sulit dijangkau informasi.
Waktu itu saya hanya bisa bilang dalam hati.
“Ini bukan rezeki saya. Mudah-mudahan saja di lain waktu saya bisa mendapatkan rezeki seperti ini lagi.”
Saya sungguh senang. Merasakan kesenangan seperti teman saya Elsy yang bisa berjumpa langsung dengan sastrawan beken Indonesia dalam Diklat Guru Bahasa dan Sastra Indonesia se-Indonesia. Walau saya tidak berada di sana. Tapi kesenangan itu saya rasakan dengan murni dan manis di sini.
Mudah-mudahan saja kemanisan ini akan betul terwujud dengan bertemunya saya secara langsung dengan sastrawan beken Indonesia di kemudian hari.
Mudah-mudahan saja. Jika Allah yang menentukannya.
~&&&~

0 komentar: