Selasa, 02 September 2008

Bersama Teman dalam Sepekan

Mata hatinya menggantang hari yang dilewatinya
Bersama teman-temannya dalam sepekan
Menyerpihkan kemabukan dan kerinduan
Untuk meraih langit yang menjulang indahnya di perasaan
Mendaki gunung yang megahnya di persahabatan
Menyelami lautan di kedalamannya
Mengambil lumut-lumut hijau dan batu-batu putih

Hingga akhirnya jantung spiritualnya sesak
Dadanya pecah mengeluarkan darah-darah percintaan
Mulutnya tersenyum tak mengaduh kesakitan
Menggeluti wajah-wajah keasliannya
Yang ditemukannya pada kegilaan perasaaan
Tetapi waras dalam keimanannya
Terlalu mahal untuk dilupakan dalam kenangan

Balai Berkuak, 30082008

0 komentar: