Jumat, 16 April 2010

Bayi Cinta

Bayi cinta terbang indah
Di keputihan angkasa cinta
Menyapa siapa saja yang mengaguminya
Lewat kata, lewat warna, lewat rasa

Setiap kali dia menyanyikan nyanyian merdu
Membangkitkan rindu seluruh isi pembuluh kalbu
Mengantarkan kedamaian dan ketenangan berpadu
Untuk menikmati hidup sejengkal dagu
Yang selalu mengejar bibir satu
Biar berpagut syahdu

Bayi cinta semakin lincah menerbangkan dirinya
Tak pernah hinggap di suatu masa
Terus berputar dan berputar di angkasa cinta
Hingga akhirnya dia terjatuh di pelukan cinta balada
Sang Maha Cinta yang selalu ada
Setelah dia dapat mengartikan makna kesempurnaan
Dari isyarat mata, isyarat senyum
Isyarat perasaan, isyarat terkulum

Balai Berkuak, 11 April 2010

0 komentar: